Recent Posts
Tampilkan postingan dengan label repost. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label repost. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Juni 2015

0 komentar

Siapakah Sandaran Hati Kita?*

letto cover album

Menurut saya letto adalah salah satu dari sedikit band Indonesia yang punya idealisme. Pemilihan nama letto tidak dimaksudkan merujuk pada arti apapun. Letto adalah kata yang tidak punya arti/ makna. Pemilihan nama tanpa makna merupakan langkah tidak populer dalam arus mainstream. Letto mendekosntruksi tatanan nama dan makna. Dimana makna menjadi logosentrisme dari sebuah nama. Letto tidak memilih nama berdasarkan kata yang sudah terdefinisi. Para personilnya justru ingin membuat makna Letto dengan apa yang mereka lakukan. Singkatnya, Letto berarti apa dan bagaimana mereka berkreasi.
( Label: , , , , ) Read more

Selasa, 21 Oktober 2014

2 komentar

Gelar


Keberangkatan haji merupakan moment terindah bagi mereka yang bertahun-tahun telah menantinya, ada yang menahun telah menabung hadil jerih payah kerja kerasnya, ada yang rela menjual tanah dan sawahnya, semua itu demi beribadah ketanah suci.

Tetapi banyak hal unik di Indonesia terkait dengan ibadah haji. Pertama terkait haji yang berulang-ulang kali.
 Kenapa Fenomena ini saya bilang unik? Bagaimana nggak  unik?! Di negeri yang masih sakit ini, ada saja orang yang lebih mementingkan pergi haji untuk kesekian kalinya dibanding membantu sesamanya.

( Label: , , , , ) Read more

Jumat, 03 Oktober 2014

0 komentar

Kisah Cinta Pemuda Ahli Ibadah


ilustrasi pemuda ahli ibadah © emasseattle.org
ilustrasi pemuda ahli ibadah © emasseattle.org


Puncak keimanan bisa diraih oleh seorang hamba melalui jalan cinta. Namun, dari jalan itu pulalah ketergelinciran iman sering bermula. Sehingga iman harus terus dijaga. Sebab ia bisa naik menjulang atau terjun tanpa ampun.
Pemuda ahli ibadah di Kufah itu jatuh cinta. Bukan saja jatuh, ia memasuki tahap tergila-gila pada gadis yang dipujanya. Gayung bersambut, cintanya berbalas. Wanita itu menerima cinta sang pemuda. Keduanya sama mabuknya. Bahkan, sang wanita lebih nekat.
Katanya, “Aku akan mengatur cara supaya kau bisa masuk ke dalam kamarku.” Demkian menggoda bujuk rayu yang dihembsukan setan ke dalam hati sang wanita. Ia merasuk mendalam ke dalam kalbu. Jika saja cinta pemuda ahli ibadah berbalut nafsu, tentu ia akan mengiyakan ajakan wanita pujaan hatinya.
Tetapi, sang wanita amat terhenyak mendengar jawaban pemuda menawan itu. Katanya teduh, “Aku takut kepada Allah.” Sesederhana itu jawabnya. Tapi itulah sejatinya cinta. Cinta yang suci, sebab iman telah mengalahkan syahwatnya.
Lantas, apakah cinta keduanya kendur atau hilang? Ternyata, rasa itu semakin tumbuh, menjulang sekokoh gunung dan menancap kuat ke dalam bumi. Cinta mereka justru bertumbuh semakin menjadi, suci dan menyejarah.
Masa berlalu. Hingga akhirnya, wanita dambaan hatinya itu meninggal, sebelum keduanya sempat merayakan cinta di dunia dalam bingkai kehalalan. Syahdunya, sosok yang telah mati itu, menemui sang pemuda, di alam mimpi. Dalam mimpi sang pemuda, wanita itu terlihat lebih cantik. Menawan sekali. Kemudian, sang pemuda bertanya, “Kau amat cantik. Apakah cintamu padaku telah berkurang atau hilang?”
Aduhai, betapa romantisnya jawaban sang wanita. Katanya sembari tersipu malu, “Aku tetap mencintaimu.” Ditukaslah jawaban itu oleh sang pemuda, “Lantas, kapan aku bisa bertemu denganmu dan menghalalkan cinta kita?” Wanita penuh pesona itu menjawab, amat meyakinkan, “Tak lama lagi, kau akan menemuiku.” Kemudian berakhirlah dialog dalam mimpi itu ketika sang pemuda terbangun di sepertiga malam yang terakhir.
Maka berdirilah ia dalam munajat panjang-syahdu nan merindu kepada Rabbnya. Ia berdiri, rukuk dan sujud dalam hening, pertanda cintanya yang teramat kepada Allah Yang Maha Menciptakan.
Tak berselang lama, sekitar sepekan selepas mimpi itu, sang pemuda mati. Dikisahkan, keduanya mendapat ampunan sebab berhasil merawat cintanya dalam ketaatan. Ketika terbuka peluang untuk bermaksiat penuh dosa, keduanya mampu memenangkan iman atas syahwatnya.
Maka beruntunglah pemuda ahli ibadah itu dan kekasihnya. Maka beruntunglah siapa pun diantara kita yang berhasil meneladaninya. Sebab cinta memanglah suci. Tak elok jika ia dibumbui nafsu dan berakhir dalam siksa neraka yang menyala. [pirman] 

 http://kisahikmah.com/kisah-cinta-pemuda-ahli-ibadah/
( Label: , , , ) Read more
Best viewed on firefox 5+

like

follow me

CAHAYA HATI

Copyright © Design by Dadang Herdiana