Recent Posts

Minggu, 19 April 2015

0 komentar

Tentang Temanku




“Sebuah cara untuk membentuk persahabatan diantara teman sekelas adalah mengatakan hal yang baik satu sama lain, katakana sesuatu yang baik mengenai teman sekelasmu yang ebrdiri di depan, seperti dia cantik, ganteng atau apapun itu, mudah bukan,?”
“ Untuk pertama kali, giliran Syifa, apa yang baik dari dirinya?”
“Dia mentraktirku gorengan pisang”
“Dia memberiku ptongan harga di kursus Taekwando”
“Waw, apa aku juga bisa dapat potongan harga?” Ucap guru.
“Tentu,” jawab Syifa.
“ Tepuk tangan untuk syifa, selanjutnya, Andini,”
Seorang anak dengan rambut berkepang dua maju ke depan kelas,
“ Hemm… kira-kira apa yang bagus dari Andini?”

Tanya guru sambil melihat Andini dengan senyum lesung pipitnya yang indah,
“Ayahnya orang yang punya banyak uang, jadi dia membelikan kami ayam goreng, “ Ucap Annisa dengan jilbab bertelinga kelinci yang imut.
“ Dia cantik dan baik hati” suara anak lelaki yang berambut tebal dan lurus itu, diiringi suara ledekan dari para teman-teman sekelas.
“Habib, apa kamu menyukai Andini, “ ucap guru dengan nada mengejek.
“Selanjutnya adalah Qonita,”
Semua mata tertuju pada Qonita, menatap penuh makna, entah itu meremehkan, mengejek atau apapun itu, mereka menolehkan leher mereka tepat jatuh pada tubuh Qonita,
“Ayo sekarang giliran Qonita, mari kita buat daftar hal-hal baik dari Qonita,”
Semua anak saling berpandangan, menoleh ke samping, belakang dan depan, saling menyimpan pernyataan tentang mereka tidak menemukan satupun kebaikan dari Qonita, karena Qonita bukanlah anak yang tampak menonjol di kelas itu, ada yang menyilangkan lengan tangannya sebagai isyarat ia tak menemukan kebaikan dari Qonita, ada juga yang menutup rapat mulut dengan menggelembungkan pipinya karena tidak mau berkomentar.
“Bagaimana, masa tidak ada?!” ucap guru.
“Bagaimana kalau kita buat daftar buruk tentang dirinya?”
Mendengar pernytaan Andini, seisi kelas tertawa, kecuali  Syifa, Habib, dan Annisa.
Qonita menunduk sebentar, menghela nafas lalu menatap seisi ruangan kelas dan berkata,
“ Andini, lah yang setiap pagi selalu rajin membersihkan papan tulis,”
“ Dan Raisa, memiliki suara yang indah, dia pernah memenangkan sebuah perlombaan menyanyi lagu melayu tingkat  SD se provinsi Kepri.”
“Tania sering meminjamkan pensil kepada teman yang tidak bawa pensil”
“Valenc, selalu membantu temannya dalam memahami pelajaran matematika”
“Fariq, seorang anak yang soleh, ia sudah menghafal jus 30 sejak ia duduk di kelas tiga,”
“ Kamilia, sangat suka menyapu ruangan kelas, tanpa disuruh dan diminta”
“ Ismail, selalu membantu Ayahnya jualan buah di pasar, Qonita melihatnya saat berkunjung ke took kue milik nenek”
“Fatir, selalu yang pertama menelesaikan tugas tulisan dari guru, tulisannya rapid an bersih,”
Guru-pun tersenyum puas, menatap satu persatu muridnya, yang berubah ekspresi setelah mendengar penuturan jujur dari Qonita, ia mampu memutar keadaan yang semula ia tersudut oleh kesinisan teman kelasnya kini ia mampu merubahnya menjadi binar antusias,

****
Ada beberapa pelajaran yang dapat kita simpulkan dari adegan kelas ini:
Pertama: bahwa diantara cara untuk membuat se isi kelas serasa keluarga adalah dengan cara memuci satu persatu teman, ini penting sebagai upaya untuk meningkatkan rasa percaya diri akan penghargaan keberadaannya yang diperhatikan oleh para teman yang lain.
Kedua yaitu,  terkait tentang pentingnya mengenal latarbelakang seorang teman, keistimewaan yang menjadi cirri khas teman tersebut.
Ketiga, melatih anak untuk menghargai orang yang bebicara, sebagai manusia kita diberikan dua telinga, dan satu mulut, diantara maknanya adalah kita diperintahkan untuk lebih banyak mendengar ketimbang berbicara.
Murid adalah anak yang butuh perhatian, kekurangan perhatian baikd alam bentuk ucapan atau gerakan yang mengahpresiasi perkembangan mereka akan mencari perhatian yang salah diluar, itulah sebabnya banyak anak sekarang yang lebih nyaman berbicara kepada temannya ketimbang orangtuanya dirumah



0 komentar:

Tinggalkan Komentar anda ya,

Best viewed on firefox 5+

like

follow me

CAHAYA HATI

Copyright © Design by Dadang Herdiana