Recent Posts

Selasa, 24 Februari 2015

0 komentar

Destinasi Hati (Bagian 1)



Tanjungpinang, Rabu, 25 Februari 2015
 
Pemuda itu menadah gemericik air yang terpancar dari keran, ia biarkan air mengalir di wajah, pada sesempurna anggota whudhunya. Ia membuka hidup dengan subuh berjamaah di masjid, wajahnya tetap datar seperlunya, tetap tenang secukupnya, dan tersenyum untuk mereka yang kebetulan berpapasan. Dalam hati ia menanti kabar, kabar yang akan menuntaskan jihad rindu, segala tanda tanya, yang selama ini begitu menggelayuti hati.
Dalam taubat, pada sujud doa, dengan marwah yang terjaga, ia sembunyi dari mengumbar aurat hati. Tidak begitu rapi, namun setakat yang ia mampu, ia akan menjaga, hingga takdir berkata iya pada sebuah destinasi hati. Dengan bersabar ia mulai menata, membujuk hati supaya duduk diam pada singgah sana ketulusan, mengenakan mahkota keikhlasan.

Tanjungpinang, Ahad, 15 Februari 2015
Ba’da Isya, kala gelap benar-benar meranum harum, hembuskan embun pada epidermis setiap makhluk-Nya, atas titah lub terdalam yang memar merindu, langkah kakinya mantap menuju pintu keberkahan.
Sebuah amplop putih berukuran sedang, ia bawa dengan tangan kanan, hingga langkah terhenti pada pintu keberkahan itu, sejurus kemudian seorang tegap bertubuh gagah membuka pintu, menyambutnya dengan tangan terbuka, seolah teduh berkata “ Selamat datang dipintu cinta, yang ditempuh para pejuang, beginilah jalan cinta para pejuang, semoga keberkahan menaungi rindumu” Sang Murobbi.
Tanjungpinang, Ahad, 8 Februari 2015
Kantuk semena-mena memaksa mata untuk merebah, tapi kajian wajib mingguan itu belum tuntas sempurna, butuh sedikit lagi kesabaran untuk menuntaskannya. Setelah tuntas lalu diakhir sesi sang Murobbi memberikan format proposal itu, proposal yang ia isi dengan tangan gemetar, terburu-buru, bahkan lupa dengan apa yang harus ia isi selain kesederhanaan hati; tak ada yang harus ia tutupi, apalagi dengan melebih-lebihkannya. Nawaitu bismillah lillah, ia tutup proposal itu dengan sebentuk amplop putih berniat; semoga istiqomah hingga kepenguhujung hayat.

0 komentar:

Tinggalkan Komentar anda ya,

Best viewed on firefox 5+

like

follow me

CAHAYA HATI

Copyright © Design by Dadang Herdiana