Recent Posts

Kamis, 15 Januari 2015

0 komentar

Terhentak Hening hatimu




Terlambat menyadari bayangan yang jatuh,
sentuh kening bergelombang pasrah.
Dipuncak terik, mengejar magrib yang merayap senyap.
Semilir teduh di bawah tarian hitam daun akasia simata wayangnya.
Entah mengapa, mungkin tersebab kau pemilik jelita.

kini mataku terganjal enggan menatapmu,
bertambah-tambah ia merunduk tersipu, gusar.
Tak mampu mengelak jumpa di ruang rindu,
terjebak di kamar antara, 
antara entah jua naluri.

Biarkan saja bayang hitam dedaunan akasia,
menari-riang di kening kita.
Yang membatu bisu,
resapi teduh. 

Cemaskan senja pemutus rindu,
merayap bertandang,
sedang kita berdendang,
tentang hening menggenang.

0 komentar:

Tinggalkan Komentar anda ya,

Best viewed on firefox 5+

like

follow me

CAHAYA HATI

Copyright © Design by Dadang Herdiana