Recent Posts

Rabu, 14 Januari 2015

0 komentar

Jejak nan Rapuh




Enggan merelakan,
Jejak nan rapuh tertinggal di belakang.
Hatimu gemuruh mengekangnya ,
dalam penjara pengakuan.

Ratap kehampaan hanya akan hadir,
tersebab kau pernah mempersilahkannya bertandang.

Kau berusaha tuk melerainya,
 biarkan ia meronta,
walau sejatinya,
kau membalikkan wajah,
menyeka sembab air mata.

Ratap kehampaan hanya akan hadir,
tersebab kau pernah mempersilahkannya bertandang.

(Untuk sebuah moment kesempatan berharga, ia tak kan kembali sejelita pagi, seelok mekaran bunga, waktu takkan mampu mundur, walau sedetik, walau...)

0 komentar:

Tinggalkan Komentar anda ya,

Best viewed on firefox 5+

like

follow me

CAHAYA HATI

Copyright © Design by Dadang Herdiana