Recent Posts

Kamis, 23 Oktober 2014

0 komentar

Selama Nafas Masih Berhembus


Masa terbaik untuk menjadi aktor pengemban tugas-tugas mulia meneruskan kebaikan orang-orang shalih adalah masa muda, tersebab pada diri pemuda terdapat power yang dahsyat, jika seorang pemuda mampu menekan sakelar ON-nya dengan benar, maka power itu akan menghidupkan lampu-lampu inspirasi, menarangi kegelapan pemikiran sekitarnya, membangkitkan gerakan sosial yang terorganisir untuk mewujudkan pesan luhur Watawaa Showbil Haq, watawa Showbishsobr! para pemuda menyadari betul bahwa ia adalah agen penerus dan perubahan yang tak boleh diam melihat kerusakan moral di sekitarnya. Itulah sosok pemuda sejati yang tak hanya soleh secara pribadi, tapi juga punya andil besar untuk mewujudkan keshalihan sosial. 


Pada kenyataannya, untuk memiliki atau untuk menyadarkan para pemuda supaya memiliki pola fikir besar dan sejati seperti itu tidaklah hal yang muda, butuh pengorbanan baik bagi pemuda itu, ataupun bagi para penyeru. Sepantasnya seorang pemuda itu meninggalkan hal-hal remeh yang dapat merusak citra besarnya sebagai seorang pemuda, bukanlah dikatakan seorang pemuda bila dia tak memiliki kemauan untuk bersungguh-sungguh (berjihad) menuntut ilmu dan berdakwah. Minimal berdakwah memperbaiki diri mereka, alangkah sedih kiranya mereka hanya berdiam diri menutup diri bagai "kain lembab" dalam kamar-kamar mereka, sayang sekali kawan, potensi yang ada pada mereka hanya terbiar tidur dalam khayalan-khayalan fatamorgana. Lantas bagaimana sepantasnya pemuda bersikap?

Selayaknya  pyla, bagi para penyeru dan pemuda yang telah mengazamkan dirinya untuk memperbaiki diri dan sosialnya, tetaplah tegar berdiri, tatkala mereka yang kita ajak belum bergeming dari tempat tidur pulas mereka, maka teruslah salurkan energi positifmu dengan cara yang positif pula, agar kamar mereka yang gelap gulita itu turut terang dan tercerahkan, mungkin saja mereka belum tahu, mungkin saja cara kita belum maksimal dan belum kreatif ditambah belum maksimal, jika demikian tjangan mudah bagi kita untuk memvonis mereka sudah tidak bisa lagi dirubah, minta pada Allah SWT, agar mereka turut berjuang bersama kita, memperjuangan semangat ke-Islam-an, surga itu luas kawan, terlampau egois bila kita ingin memasukinya sendiri, dan tak mungkin pula surga itu kita masuki sendiri, selain terlalu luas juga karena kita belum pasti pula memasukinya. Semanggi! Semangat Tinggi! kawan!!!!

0 komentar:

Tinggalkan Komentar anda ya,

Best viewed on firefox 5+

like

follow me

CAHAYA HATI

Copyright © Design by Dadang Herdiana